EROPA TIMUR Yang exotic , Indonesia Rider Expedition, Sosialis Peninggalan Yugoslavia Ngotot Eps 9.2 Wijaya Kusuma Ridemydream.com

Hari ini kita akan melewati pergunungan balkans, di antara montenegro dan bosnia herzegovina, lewat taman nasional Durmitor, Montenegro di ketinggian 1800m, terus lewat perbatasan ke Bosnia dan menuju Mostar. Rombongan walaupun tiba di Podgorica Montenegro pada pagi hari tetapi jam 09.00 sudah siap nge gas lagi. Tentunya setelah sarapan jam 07.00 pagi, team mempersiapkan motor. Sementara Andrea dan Istri, Dr Tedjo dan Istri, Bagoes Sadono dan Istri, Johadi Hastarika, Denny Ariyasa dan Widiantoro menuju Durmitor Park. Kalau kita lewat sini maka sangat jauh memutar, tetapi tetap akan bertemu di Border yang sama di Niksic. Durmitor park adalah taman nasional Montenegro yang terletak di barat laut Montenegro. Tempat tersebut adalah bagian dari Alpen Dinarik. Puncak tertingginya, bernama Bobotov Kuk, memiliki ketinggian 2,523 meter. Dalam perjalanan ke Niksic mereka melewati jembatan tua Tara yang sangat panjang, Durmitor Park sekarang juga menjadi bagian dari warisan dunia dan menjadi World Heritage Unesco. Setelah foto foto di Tara Bridge mereka langsung ke Niksic border Montenegro dan Bosnia. Kita ketemu lagi disitu. Saya hanya bertiga berjalan konstan menuju Mostar. Jalan yang luar biasa mulus dan pemandangan Indah disajikan selama perjalanan. Kami setelah lewat border sempat memasuki jalan tol sebentar di trebinje sebelum akhirnya kami keluar melalui jalan biasa. Mostar adalah sebuah kota di Bosnia dan Herzegovina selatan, yang terletak di Sungai Neretva. Kota ini dikenal dengan ikon Stari Most (Jembatan Tua), jembatan yang dibangun kembali dari abad pertengahan. Gang-gang di dekatnya penuh dengan toko-toko dan kios-kios pasar, dan Museum Jembatan Tua yang mengeksplorasi sejarah panjang jembatan itu. Sebuah tangga sempit mengarah ke menara Masjid Koski Mehmed-Pasha dengan pemandangan panorama kota. Saya mencoba menerbangkan drone saat didekat bungker pesawat. Tiba tiba datang polisi entah dari mana berpatroli. Cepat cepat saya umpetin lagi dronenya dari pada nanti jadi masalah. Kami menikmati pemandangan yang sangat indah sekali dan riding di Croatia ini menurut saya yang terindah dan terbaik dari semua yang pernah saya kunjungi. Tidak ada speed limit (tetapi kadang kadang ada polisi di corner), jalanan sangat mulus dan sepi. Berbeda banget dengan situasi jalan di Indonesia. Tidak ada orang berjualan di jalanan. Tidak ada pasar tumpah…wah pokoknya nikmat. Teman teman yang sudah duluan beruntung bisa menikmati gua Postojna atau Postojnska atau Postumiano (kata orang Italy). Saya sampai sana bingung arah postojna kemana, padahal sudah deket hotel tempat gate masuk ke gua. Kita akhirnya memutuskan istirahat dan ngopi di pombensin dimana banyak rider disitu. postojna ini teretak di kaki gunung Sovic yang merupakan jajaran Alpen juga. Setelah ngopi kita lanjut ke Trieste. Pelabuhan cantik di perbatasan utara Italia. IRE 8 Sept. Kami tiba di Trieste malam hari. Kami menginap di hotel NH Trieste yang terletak di pinggir pantai dan dekat dengan pelabuhan dan terminal. Kota ini adalah kota yang termahal yang kami singgahi. Untuk menginap setiap orang di kenakan biaya pajak kota diluar sewa kamar hotel (karena trieste adalah kota turis) 10 Eur plus hotel tidak menyediakan ruang untuk parkir. padahal hotel yang kita inapi adalah hotel bintang 5. Untuk parkir satu motor dikenakan biaya 10 EUR sedangkan mobil dikenakan biaya 20 EUR. Tapi pengalaman saya di Eropa terutama kota besar hampir sebagian besar tidak menyediakan parkir, oleh karena itu kalau touring motor sebaiknya kita pesan hotel di agak diluar kota. Oke kembali tentang Trieste, adalah kota yang terletak di pinggir pantai utara Italia. Letaknya sangat strategis karena berada di perbatasan slovenia dan kalau keutara berbatasan dengan Austria dan Switzerland. Wilayah Trieste didirikan pada tanggal 10 Februari 1947, dulunya Trieste adalah bagian dari wilayah persengketaan dengan Yugoslavia. Namun dalam rangka mengakomodasi populasi keragaman etnis dan lokasi yang strategis maka Italy tetap mempertahankannya sebagai bagian dari wilayahnya. Pagi itu kami sudah buru buru ingin berangkat ke Solda Bolzano. Kami kali ini hanya berempat saja riding. Kembali, Andrea, Dr Tedjo, Bagoes, Widi Antoro dan Deni Aryasa, sudah duluan pagi itu. Saya karena harus mengurusi parkiran mobil dan mengurusi parkir dan pajak kota sehingga berangkat belakangan. Kami, Wijaya Kusuma, Dedi Widjaya, Ko Atats dan Michael serta Heri Cahyono, berangkat barengan dengan mobil back up. Route kami hari ini 432 Km…hmmm cukup jauh. Sementara kita akan mengunjungi 2 objek wisata yang bagus bagus. Diantaranya Vajont dam dan Dolomites….

dubrovnik
Zeljava
NH HOTEL Linate Milan
Stari Most Mostar

Baca Juga:   Simak 70 negara tanpa Visa