Tips Singkat Keliling Dunia Naik Motor

 

Tidak perlu sepeda motor yang super-hebat, tetapi yang Anda butuhkan adalah motor yang tangguh.

 Pemilik  Sepeda Motor seperti anda atau pencinta perjalanan naik motor, rata-rata pasti pernah menatap motornya sembari berpikir untuk (suatu saat) melakukan perjalanan keliling dunia bersama roda dua yang dia milikinya. 

Apakah anda melamun dan sekadar impian yang sulit diwujudkan? Tentu saja tidak

Anda juga bisa melakukannya –jika memang serius benar-benar mau. Sekadar referensi awal, simaklah catatan perjalanan Ten Years on Two Wheels dari Helge Pedersen, atau juga Jupiter’s Travels-nya Ted Simon.

Lantas, jika Anda memang sudah bertekad untuk menyiapkan perjalanan itu, berikut beberapa catatan dan tips singkat yang ditulis Mark Lindemann di situs Cycleworld.com dan rasanya perlu disimak:

  • Kebanyakan jalanan di dunia, atau setidaknya bagian-bagian yang justru paling menarik, masih belum tersentuh oleh aspal. Jadi pastinya, Anda harus bersiap-siap untuk banyak melaju di atas jalan tanah.
  • Tidak perlu menyiapkan sepeda motor yang benar-benar dari tipe off-road seperti motocross. Motor single-cylinder 650cc macam Kawasaki  Versys 650  yang jadi pilihan sepanjang masa, atau twin-cylinder seperti KTM990, BMW 1150 atau 1200 GS, akan jadi pilihan yang baik. Stephen Langitan bahkan hanya dengan Versys 250, jadi anda tidak perlu kuatir motor anda tidak kuat.
  • Jika opsi-opsi motor pilihan di atas tak terjangkau atau tidak tersedia di sekitar Anda, deskripsi kendaraan tangguh dari Kurt Tank, desainer terkenal asal Jerman ini, mungkin bisa dipakai. Yaitu bahwa (sepeda motor) yang dibawa haruslah sederhana, kuat dan sehat, bisa diandalkan (body maupun mesinnya), serta mudah dalam perawatan atau perbaikan.
  • Kecenderungan orang akan memenuhi motornya dengan barang bawaan. Ini tidak disarankan. Lengkapilah motor Anda dengan tempat barang yang kecil-kecil saja. Pada waktunya, Anda akan banyak mengeluarkan dan menyimpan lagi barang-barang baru. Kebanyakan pengendara motor yang suka tur memilih kotak berbahan dasar aluminium dengan alasan keunggulan kapasitas, keamanan, juga ketahanan cuaca. Tipe rak barang atau tas tank bisa saja memberi kapasitas lebih, tapi ini akan cenderung membebani.
  • Apa saja yang perlu dibawa? Pakaian ganti dan kebutuhan pribadi sehari-hari, itu pasti. Lalu, segala peralatan kecil untuk memperbaiki motor (termasuk menambal ban), peralatan GPS, juga peta. Jangan lupa tentunya dokumen, yang antara lain terdiri dari surat-surat kendaraan dan SIM (plus versi internasionalnya), paspor, visa, hingga semacam dokumen temporer terkait izin “impor” kendaraan (CPD).
  • Lalu, berapa kira-kira biaya yang dibutuhkan? Dengan perhitungan untuk kebutuhan utama seperti bahan bakar, biaya angkut (penyeberangan), serta kebutuhan dasar lain, Lindemann menyarankan total sekitar 20.000 dolar AS. Bagaimana dengan mata uang? Dolar AS disebut sebagai yang terbaik, selain Euro untuk di Eropa, atau juga Poundsterling yang akan berguna di Afrika. (Cycleworld.com). Saya sendiri tidak beda dengan Lindemann, menyiapkan sekitar 25.000 USD untuk perjalanan selama 4 bulan keliling dunia.